Kemenangan Kab.Bekasi Tercoreng Atlet Cabutan, KONI Didesak Terbuka

PJ. BEKASI – Ajang Pekan Olah raga provinsi (Porprov) ke XIV Jawa Barat masih terus bergulir, kemenangan Pemkab Bekasi sebagai juara umum semakin terang, namun kabar beredar menggunakan atlet cabutan dari Jawa Tengah menjadi polemik sebab, bisa mencoreng kemenangan.
ingga saat ini Kamis (17/11) Pukul:12:00 WIB, Pemkab Bekasi masih menduduki tingkat pertama dengan meraih medali emas sebanyak 125, perunggu 97 dan perak 91 medali.
Disusul dengan Kabupaten Bogor yang meraih medali emas sebanyak 100, perunggu 80 medali dan perak 94 medali.
Disela memuncaknya nama Kabupaten Bekasi di kelasemen sementara Porprov, Ketua Umum Komite Masyarakat Peduli Indonesia (KOMPI), Ergat Bustomi mendesak KONI Kabupaten Bekasi untuk terbuka dan mesti bertanggung jawab atas kuat dugaan menggunakan atlet luar daerah.
“Sebagai warga Kabupaten Bekasi meminta persoalan ini dibuka secara terang-benderang agar atlet yang menjadi pemenang benar-benar juara sejati dan jangan sampai ketika atlet yang membela Kabupaten Bekasi menjadi juara, dan tidak ada oknum yang mengakui bahwa itu masih tercatat sebagai atlet mereka yang di minta untuk dicoret dari kepesertaan,”ujar Ergat.
“Kami sebagai sosial Control mengapresiasi terhadap atlet-atlet kabupaten yang sedang berjuang ataupun yang sudah berprestasi menjadi juara di ajang Porprov ke XIV jabar, kami juga mengapresiasi Kinerja KONI Kabupaten Bekasi dan dedikasi dari seorang Pj Bupati kepada atlet dan masyarakat kabupaten Bekasi sehingga para kontingen dapat meraih emas,”ucap Ergat menambahkan.
Tetapi lanjut Ergat, semenjak informasi beredar terkait kekisruhan persolaan atlet cabor Persatuan Olaraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Perserosi) Jawa Tengah bersurat yang ditujukan kepada Perserosi Jabar agar mencoret atlet Jateng yang membela Kabupaten Bekasi.
Berangkat dari informasi itu, Ergat meminta persoalan ini di buka secara terang-benderang agar atlet yang menjadi pemenang benar-benar juara sejati. Ergat juga berujar mekanisme rekrutmen atau mutasi atlet mesti melalui tahapan-tahapannya.
Tahapan itu sebagaimana Lampiran Surat Keputusan KONI Jabar tentang kententuan mutasi atlet dalam rangka pekan olaraga provinsi (Porprov) ke XIV.
“Maka dari itu kami dari komite masyarakat peduli Indonesia meninta kepada KONI Kabupaten Bekasi untuk membuka secara terang benderang mengenai mekanisme mutasi terhadap atlet-atlet di kabupaten Bekasi, baik itu Asas mutasi, Pembinaan, Hak dan Kewajiban atlet, termasuk dokumen mutasi, karena peraturan tersebut untuk menjamin kepastian Hukum terhadap status dan keanggotaan atlet Kabupaten Bekasi,”tegas Ergat.
Menurut Ergat, karena sejatinya ensensi dari pergelaran Porprov adalah untuk menjaring bibit olahragawan potensial dan meningkatkan prestasi olaraga, yang seluruhnya dibiayai APBD.
“Apalagi hari ini kita melihat Pj Bupati secara all out baik itu dari Jajaranya maupun terkait anggaran untuk mendukung suksesi pencapaian terget sebagai juara umum pada perhelatan Porprov ke XIV Jawa Barat 2022,”tutupnya.(red)











