banner 728x90

Kesal di Dapilnya Ada Pembangunan Jembatan Amburadul, Dewan Bakal Panggil Kadis SDABMBK

  • Bagikan
images 8

PJ. BEKASI – Sikap tegas dan responsif Pj. Bupati Bekasi Dani Ramdan terhadap keluhan warga Bekasi rupanya tidak menjadi contoh bagi Kepala Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi (DSDABMBK) sehingga membuat Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi kesal lantaran ada pembangunan jembatan yang amburadul di daerah pemilihannya.

Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi Husni Tamrin yang berasal dari Daerah Pemilihan lima V merasa geram setelah mengetahui ada pembangunan jembatan yang dikerjakan amburadul di salah satu wilayah dapilnya yakni Kecamatan Muaragembong

Pembangunan jembatan prodak DSDABMBK itu ada di Kampung Kalen Tengah di Desa Pantai Harapan Jaya Kecamatan Muaragembong, saat ini sedang dibangun namun diprediksi tidak bertahan lama bahkan rawan ambruk.

BACA JUGA :  Pedagang Mie dan Bakso Gelar Vaksinasi, Mentri Teten Masduki Bilang Begini

“Tembusin ke dinas terkait kalau dinasnya gak ada reaksi kita panggil, “cetus Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi Husni Tamrin kepada potretjabar.com.saat dihubungi.

Dinas SDABMBK menggelontorkan anggaran sebesar Rp.600 juta untuk pembangunan jembatan Kalen Tengah di Desa Pantai Harapan Jaya, sayangnya jembatan yang sedang dibangun itu pengerjaan pada cor beton abutmen sebagai penyanggah beban dilakukan secara manual, padahal CV. Putra Mandiri sebagai pelaksana pembangunan jembatan Kalen Tengah itu hasil dari seleksi melalui Unit Layanan Pengadaan (ULP).

BACA JUGA :  ACT-MRI Beri Bansos Warga Terdampak Covid-19 di Sukarukun
IMG 20210916 160630

Sebelumnya Kades Pantai Harapan Jaya (PHJ) Mahir juga merasa geram, sebab jembatan penghubung yang dinanti nanti masyarakatnya dikerjakan tanpa memenuhi ketentuan, karenanya Ia mengancam akan bersurat ke Dinas juga kepada Aparat Penegak Hukum seperti Kepolisian juga Kejaksaan sebab jika dibiarkan tidak menutup kemungkinan akan terulang kembali.

“Pelaksana jembatan itu tidak ada koordinasi lagi dengan Pemerintahan Desa, ada laporan dari warga jembatan dikerjakan asal jadi, kami akan bersurat ke Dinas dan bila perlu kita tembuskan ke Polres juga Kejaksaan biar ada efek jera, “ancam Kades PHJ Mahir kepada potretjabar.com saat dihubungi.(red)

banner 728x90 banner 728x90 banner 728x90 banner 20x50 banner 20x50 banner 20x50
  • Bagikan
error: POTRETJABAR.COM