banner 728x90

Kondisi Pandemi Pimpinan Dewan Kota Bekasi Belanja Mobil Dinas, GMNI : Dimana akal sehatnya

  • Bagikan
IMG 20210701 WA0022
Ketua Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Komisariat Ubhara Jaya Christianto Manurung.

PJ. BEKASI – Ketua Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Komisariat Ubhara Jaya Christianto Manurung mengaku sangat menyayangkan sekaligus mengecam atas pengadaan kendaraan operasional pimpinan DPRD Kota Bekasi yang menghabiskan uang rakyat.

“Berjuta Rakyat sudah berdarah-darah bertahan hidup di tengah pandemi Covid-19 yang tak kunjung usai, Pimpinan Dewan beli kendaraan, dimanakah akal sehat, nurani dan empati Ketua DPRD Kota Bekasi?,” ujar aktivis mahasiswa yang akrab disapa Bung Chris ini kepada Awak Media, Kamis (01/07) sore.

Sebab, Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD) Kota Bekasi nampaknya sedang berbahagia karena akan diberikan mobil dinas baru senilai RP1.080.000.000,- yang saat ini sudah selesai ditenderkan oleh Pemerintah Kota Bekasi dengan nilai HPS Rp837.000.000.

BACA JUGA :  Dibalik SK Mendagri, Ada Pesan Segera Proses Wakil Bupati Bekasi Terpilih?

Selain itu Bung Chris juga merasa sangat kecewa dengan pernyataan Ketua DPRD Kota Bekasi Choiruman J Putro yang mengaku tidak mengetahui tentang dianggarkannya kendaraan operasional pimpinan dewan yang dimenangkan oleh PT Astrido Jaya Mobilindo dengan harga penawaran sebesar Rp815.100.000,-.

IMG 20210701 215439
ilustrasi.

“Dengan kejadian ini, sudah jelas bahwa Check and Balance for Good Governance di Kota Bekasi tidak berjalan. Masa iya Ketua DPRD yang juga Ketua Badan Anggaran DPRD Kota Bekasi tidak mengetahui tentang pengadaan kendaraan operasional pimpinan dewan. Apalagi sudah selesai lelang, itu kan hal yang aneh. Dimana fungsi pengawasannya?,” ucapnya geram.

BACA JUGA :  Gawat, Pejabat Pemain Pajak Kas Daerah Pemkab Bekasi Dibajak

Lebih lanjut Bung Chris membeberkan bahwa di dalam UU NO 23 tahun 2014 “Tentang Pemerintah Daerah”, pada Pasal 149 sudah jelas mengatakan bahwa DPRD Kabupaten/Kota mempunyai fungsi dalam hal Pengawasan.

“Jika memang Choiruman mengaku tidak mengetahui tentang pengadaan tersebut, berarti dia sudah gagal menjalankan tugasnya sebagai Ketua DPRD Kota Bekasi yang juga Ketua Badan Anggaran,” tutupnya.(Far).

banner 728x90 banner 728x90 banner 728x90 banner 20x50 banner 20x50 banner 20x50
  • Bagikan
error: POTRETJABAR.COM