Lagi, BPN Kabupaten Bekasi Bagikan Sertipikat Gratis di Karangindah Bojongmangu

  • Bagikan
IMG 20210921 213926
BPN Kabupaten Bekasi Bagikan Sertipikat Gratis di Karangindah Bojongmangu

PJ. BEKASI – Sebanyak 216 warga Desa Karang Indah , Kecamatan Bojongmangu Kabupaten Bekasi  kembali menerima sertipikat tanah gratis dari Pemerintah melalui kantor Agraria Tata Ruang (ATR) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bekasi di tahun 2021 ini.

Pembagian sertipikat itu diserahkan langsung oleh para pejabat BPN Kabupaten Bekasi kepada masyarakat yang bertempat di Kantor Desa Karang Indah.

Kepala ATR/BPN Kabupaten Bekasi Hiskia Simarmata melalui kordinator Pendaftaran M. Darjat Supriatna mengatakan, bahwa pembagian sertipikat tanah tersebut gencar dilakukan setiap pekan yang masih bagian program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) anggaran tahun 2021.

“Pekan ini pembagian sertipikat  di Desa Karang Indah sebanyak 216  bidang sertifikat tahun anggaran PTSL 2021,”katanya kepada wartawan Selasa (21/09/21).

Ditambahkannya, saat ini pihaknya berserta para petugasnya terus berupaya  untuk merampungkan pendaftaran tanah di Desa-desa di Kabupaten Bekasi mulai dari penyuluhan, pendataan, pengukuran, Sidang Panitia A, Pengumuman dan pengesahan, serta penerbitan sertipikat. Kemudian BPN Kabupaten Bekasi  juga memastikan seluruh proses tersebut dilakukan secara mudah, transparan, dan efisien.

BACA JUGA :  HUT RI ke-76, DPRD Kota Bekasi Gelar Paripurna Dengar Pidato Presiden

“ini merupakan program strategis nasional dengan harapan seluruh tanah di Indonesia bersertipikat,”.tambahnya.

Menurutnya, untuk kecamatan Bojongmangu diharapakan menjadi Kecamatan lengkap pengertian Lengkap itu adalah semua bidang tanah yang ada sudah terukur dan semuanya terpetakan secara sistematis. “Harapannya kecamatan bojongmangu di tahun 2021 bisa menjadi kecamatan lengkap,”imbuhnya.

Program PTSL dapat mewujud nyatakan pembangunan yang merata, berkeadilan dan bermanfaat  bagi masyarakat dalam peningkatan kualitas hidup yang lebih baik lagi ke depannya. melalui program PTSL itu pihaknya akan terus mempercepat dan mempermudah pelayanan bagi masyarakat dalam memperoleh sertifikat tanah. 

Hal itu sesuai amanat Presiden Joko Widodo yang menargetkan sebanyak 79 juta bidang tanah di berbagai wilayah Indonesia sudah terdaftar paling lambat hingga tahun 2025.

“Semoga  program PTSL ini selain memberikan kepastian hukum dapat mewujudkan pembangunan yang merata dan bermanfaat  bagi masyarakat dalam peningkatan kualitas hidup yang lebih baik lagi ke depannya,”.harapnya.

BACA JUGA :  Kasus Buldozer Bakal Ada Tersangka, Kajari : Mudah mudahan bulan depan release

Masih kata dia, pihaknya menghimbau kepada semua masyarakat di Kabupaten Bekasi yang mendapatkan program PTSL bisa berperan aktif dengan PTSL tersebut. sebab kata dia, nantinya tanah dengan status masih Girik, Kikitir, Leter “C”, Petok dan dengan istilah lainnya tidak akan berlaku lagi di tahun 2026.

“Dihimbau masyarakat segera memanfaatkan Program PTSL. sebab dengan diberlakukan nya PP. NO. 18 Tahun 2021pasal 87 dalam rangka percepatan pendaftaran Tanah Maka PTSL wajib diikuti oleh pemilih bidang Tanah. Kemudian PERMEN ATR/KA BPN No. 16 Tahun 2021 Pasal 76 ayat 1 Alat bukti tertulis tanah bekas milik adat seperti Girik, PIPIL, KEKITIR dan yang lainya dinyatakan TIDAK BERLAKU setelah 5 tahun sejak PP No. 18 Tahun 2021 diberlakukan,”tegasnya.(Sar).

  • Bagikan
error: POTRETJABAR.COM