Scroll Untuk Melanjutkan Membaca
Example 360x660
BEKASI

Lahan Bermasalah, Proyek Pamsimas Dihentikan Ahli Waris

×

Lahan Bermasalah, Proyek Pamsimas Dihentikan Ahli Waris

Sebarkan artikel ini
Proyek pembangunan Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) yang berada dii Kampung Puulo Semut RT.01RW 05 Desa Sukalaksana Kecamatan Sukakarya, Kabupaten Bekasi
Proyek pembangunan Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) yang berada dii Kampung Puulo Semut RT.01RW 05 Desa Sukalaksana Kecamatan Sukakarya, Kabupaten Bekasi dibangun dilahan bermasalah. Foto : Redaksi

PJ. BEKASI – Proyek pembangunan Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) yang berada di Kampung Pulo Semut RT.01RW 05 Desa Sukalaksana Kecamatan Sukakarya, Kabupaten Bekasi Provinsi Jawa Barat menuai masalah.

Pasalnya oroyek yang seharusnya berjalan sampai selesai pembangunannya, kkini terbengkalai akibat dihentikan salah seorang ahli waris pemilik lahan.

“Saya kan masih ada hak waris, ya seharusnya ijin dulu sama saya. Memang si sodara saya sudah pada tandatangan,”. ucap salah seorang ahli waris Supri kepada potretjabar.com Rabu (19/02/20).

BACA JUGA :  Deviden Gak Setor Hingga Merosot, BBWM Jadi Sorotan

Supri meminta agar proyek pembangunan Pamsimas dilahan miliknya dihentikan dulu sampai ada kesepakatan dengan pihak ahli waris.

“Proyek pamsimas yang sedang di bangun tidak akan berjalan karna salah satu dari hak waris belum menyetujuinya. Tetap saya tahan kalo belum minta tada tangan saya mah” cetusnya.

Sementara salah satu warga mengatakan proyek tersebut sudah beberapah hari ini tidak ada yang bekerja. Menurutnya ada salah satu dari ahli waris tidak di ajak merunding untuk mendirikan bangunan Pamsimas.

“Suami saya juga kerja di sini belum di bayar. Sudah enam hari. sampe saat ini belum ada kabarnya ,” tukasnya.

Dari pantauan potretjabar.com dilapangan, proyek pamsimas yang seharusnya masih berjalan hingga selesai, nampak sepi tidak ada satupun pekerja di lokasi. Bangunan yang sudah hampir 60 persen dikerjakan, saat ini sama sekali tidak ada pekerja yang beraktifitas.(rio/min).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: POTRETJABAR.COM