Listrik Gratis Dicabut PLN Mulai Tagih Konsumen, Nenek : Kan masih musim corona

  • Bagikan
Lembaran penagihan yang dibagikan oleh petugas PLN
Lembaran penagihan yang dibagikan oleh petugas PLN UP3 Bekasi.

PJ. BEKASI – PLN UID Jawa Barat UP3 Bekasi mulai membagikan selembaran tagihan pembayaran listrik bagi para konsumen bagi golongan Rumah Tangga 450 VA, Bisnis Kecil 450 VA, dan Industri Kecil 450 VA.

Ada yang menarik terjadi pada Warga Sukaindah Kecamatan Sukakarya, yakni Nenek Inoh saat datang selembar surat penagihan dari PLN dirinya sempat kaget sebab, petugas PLN UP3 Bekasi langsung memerintahkan agr dibayar hari ini atau esoknya.

“Disuruh bayar sekarang kalau nggak besok. Kan masih musim Corona, udah gak gratis lagi, sekarang mah bayar listrik,”kata Nenek Inoh bercerita kepada potretjabar.com Jumat (23/04/21).

Listrik gratis yang disediakan oleh Pemerintah bagi masyarakat dampak pandemi virus corona kini sudah tidak lagi digratiskan, dikutip dari CNBCIndonesia Pemerintah memberikan diskon listrik 100% alias gratis sejak April 2020 sampai dengan Maret 2021 bagi golongan Rumah Tangga 450 VA, Bisnis Kecil 450 VA, dan Industri Kecil 450 VA.

BACA JUGA :  Dijuluki Bapak Wartawan di Bekasi, Mutasi Kompol Budi Setiadi Menyisakan Banyak Cerita

Pemberian stimulus masih akan dilanjutkan pada triwulan kedua 2021 sampai dengan Juni 2021 mendatang. Namun, ada ketentuan yang berbeda, yakni bagi tiga golongan tersebut diskon tidak lagi 100%, melainkan hanya 50%. Artinya, listrik gratis yang didapat sampai dengan Maret 2021, mulai April mendatang tidak berlaku lagi.

Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Rida Mulyana mengatakan, pemerintah telah memutuskan perpanjang program stimulus ketenagalistrikan sampai Juni 2021, namun dengan besaran yang berbeda dari triwulan pertama 2021 ini.

Mulai April-Juni 2021, bagi pelanggan rumah tangga berdaya 450 Volt Ampere (VA), Bisnis 450 VA, dan Industri 450 VA, baik pelanggan prabayar dan pascabayar, diberikan diskon tarif sebesar 50% dari saat ini diskon tagihan 100%.

Lalu, untuk pelanggan rumah tangga 900 VA subsidi, baik pelanggan prabayar dan pascabayar, diberikan diskon sebesar 25% selama triwulan kedua 2021 mendatang dari saat ini diskon sebesar 50%.

BACA JUGA :  Tidak Ada Kompromi, Polisi Bubarkan Caffe Nekat Beroperasi di Cikarang Timur

Hal itu menurutnya berdasarkan keputusan dalam sidang kabinet terbatas.

Dari sisi golongan penerima manfaat, imbuhnya, masih sama dengan periode sebelumnya.

“Diskon tarif golongan rumah tangga, industri, dan bisnis yang kecil 450 VA akan diberikan 50%, tidak lagi 100%, tolong dicatat,” ungkapnya dalam konferensi pers.

“Golongan rumah tangga 900 VA selama ini 50% diskon, pada triwulan II ditetapkan diskon sebesar 25%,” imbuhnya.

Rida menyebut, pemerintah sangat serius dalam menangani dampak pandemi Covid-19 dengan program pemulihan ekonomi nasional, termasuk melalui penyediaan stimulus sektor ketenagalistrikan.

“Program stimulus listrik ini sudah dimulai tahun lalu, sejak April 2020. Diharapkan dampak dari pandemi ini akan segera membaik,” tuturnya.(*/red)

  • Bagikan
error: POTRETJABAR.COM