banner 728x90

Pemanfaatan Tanah di Bekasi Wajib Mempunyai Pertek ATR/BPN

  • Bagikan
IMG 20210817 WA0003
Agraria Tata Ruang (ATR) Badan Pertanahan Nasional ( BPN) Kabupaten Bekasi ,, Tanah di Bekasi Wajib Mempunyai Pertek ATR/BPN

PJ. BEKASI – Agraria Tata Ruang (ATR) Badan Pertanahan Nasional ( BPN) Kabupaten Bekasi terus berupaya untuk mensukseskan program Pemerintah Pusat dalam pemanfaatan ruang. Pasalnya jika ingin menggunakan dan memanfaatkan ruang dan tanah harus dibuatkan Pertimbangan Teknis (Pertek) pertanahan.

Sebab, itu ketentuan dan syarat penguasaan, pemilikan, penggunaan dan pemanfaatan tanah dengan memperhatikan kesesuaian tata ruang yang mengacu pada Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Nomor 15 Tahun 2018).

Kpala Seksi (Kasie) Penataan dan Pemberdayaan ATR/ BPN Kabupaten Bekasi Supranata, mengatakan setiap warga negara atau pun badan hukum yang memiliki kepentingan atas ruang dalam memanfaatkan tanah diwajibkan untuk mengurus Pertimbangan Teknis (Pertek) dari ATR/ BPN Kabupaten Bekasi.

Hal itu  dilakukan untuk memastikan apakah rencana penggunaan dan pemanfaatan ruang telah sesuai dengan Rencana Tata Ruang Wilayah  (RTRW) di Kabupaten Bekasi.

“Semua pemanfaatan ruang dan tanah diwajibkan mengurus  Pertek di Di ATR/ BPN Kabupaten Bekasi,”katanya kepada wartawan Selasa (17/8/21).

BACA JUGA :  [Opini] Disrupsi Kepemimpinan di Kabupaten Bekasi

Ditambahkannya, Pertek adalah pertimbangan teknis dari ATR/ BPN  yang memuat ketentuan dan syarat penguasaan, pemilikan, penggunaan dan pemanfaatan tanah. Sehingga semuanya pembangunan bisa selaras dan terkontrol dengan baik.

“Misalnya jika membangun perumahan atau pabrik di zona Hijau itu  tidak boleh maka tidak akan dikeluarkan Perteknya,”tambahnya.

Menurutnya, ketentuan Pertek itu  sangat membantu dan bermanfaat bagi Pemerintah Daerah. Sebab secara garis besar, Pertimbangan Teknis Pertanahan itu membantu Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi untuk mewujudkan tatanan penggunaan dan pemanfaatan ruang seperti yang telah direncanakan di RTRW.

“Tujuannya adalah dalam pemanfaatan ruang dan tanah bisa sesuai dengan peruntukan ruang yang telah ditetapkan.hal itu Untuk kelancaran dalam melakukan usaha atau kegiatan demi pembangunan yang berkelanjutan,”bebernya.

Masih ia, pelayanan Pertek di ATR/BPN Kabupaten Bekasi sangat mudah jika persyaratan permohonannya lengkap bisa selesai sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan untuk mendukung Online Single Submission (OSS) adalah 10 (sepuluh) hari kerja. Bahkan saat ini pihaknya sudah melakukan pelayanan kurang dari sepekan Pertek telah dapat diserahkan kepada Pemohon.

BACA JUGA :  Usai Vaksin di Polsek Cikarang Warga Dapat Makan Bakso Gratis dari PAPMISO

“Intinya kami ATR/ BPN Kabupaten Bekasi akan terus berupaya memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat,”imbuhnya.

Lebih jauh dikatakannya, memang ada retribusi biaya layanan pertanahan telah diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 128 Tahun 2015 tentang jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang berlaku pada Kementerian ATR. Selain itu, Supranata menegaskan, tidak ada biaya dalam bentuk lainnya.

“Untuk perizinan Pertek memang ada retribusinya dan itu langsung disetor ke Bank melalui Surat Perintah Setor (SPS),” paparnya.

Masih kata dia , pihaknya berharap dengan tertibnya pemanfaatan ruang dan tanah diharapkan hal itu bisa mewujudkan pemanfaatan Ruang wilayah yang aman, nyaman, produktif dan berkelanjutan serta Keharmonisan antara lingkungan alam bisa terealisasi dengan baik di Kabupaten Bekasi.

“Harapannya adalah bisa Mewujudkan keserasian pembangunan wilayah di Kabupaten Bekasi. Sehingga Menjamin terwujudnya tata ruang wilayah yang berkualitas,”harapnya.(red)

banner 728x90 banner 728x90 banner 728x90 banner 20x50 banner 20x50 banner 20x50
  • Bagikan
error: POTRETJABAR.COM