Pemkab Bekasi Luncurkan Logo Hari Jadi ke-76
PJ.BEKASI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi resmi meluncurkan logo Hari Jadi Kabupaten Bekasi (HJKB) ke-76 sebagai identitas peringatan hari jadi daerah tahun 2026. Peluncuran logo tersebut menjadi awal sosialisasi rangkaian peringatan HJKB ke-76 yang mengusung tema “Bangkit Bersama, Maju Melayani, Sejahtera untuk Semua”.
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kabupaten Bekasi mengatakan tema tersebut mencerminkan semangat kebangkitan daerah melalui peningkatan pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.
”Temanya adalah Bangkit Bersama, Maju Melayani, Sejahtera untuk Semua. Logo ini akan menjadi identitas Hari Jadi Kabupaten Bekasi ke-76 yang akan kita gaungkan kepada seluruh masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, logo resmi HJKB akan disosialisasikan secara luas kepada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), kecamatan hingga pemerintah desa agar masyarakat turut berpartisipasi dalam memeriahkan peringatan hari jadi Kabupaten Bekasi.
”Harapannya penyebarluasan tidak hanya di lingkungan pemerintah daerah, tetapi sampai ke desa-desa sehingga masyarakat dapat ikut merasakan dan memperingati Hari Jadi Kabupaten Bekasi,” katanya.
Pada momentum Hari Jadi Kabupaten Bekasi ke-76, Plt Bupati juga mengajak masyarakat memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dalam membangun Kabupaten Bekasi.
”Mari kita bergembira menyambut Hari Jadi Kabupaten Bekasi sekaligus meningkatkan kolaborasi antara pemerintah daerah dan masyarakat demi kemajuan daerah,” ucapnya.
Dalam kesempatan itu, ia memaparkan tiga fokus utama pembangunan yang saat ini menjadi prioritas Pemerintah Kabupaten Bekasi, yakni sektor kesehatan, pendidikan, dan ketenagakerjaan.
Di sektor kesehatan, Pemkab Bekasi terus menyelesaikan kewajiban pembayaran program Kartu Indonesia Sehat (KIS). Dari total tunggakan sebesar Rp247 miliar, pemerintah daerah telah membayarkan sekitar Rp153 miliar, sedangkan sisanya ditargetkan dapat segera dilunasi.
Pada sektor pendidikan, pemerintah daerah tetap memprioritaskan peningkatan kualitas layanan pendidikan melalui rehabilitasi fasilitas sekolah. Adapun pembangunan sejumlah gedung sekolah baru direncanakan mulai direalisasikan pada 2027.
Sementara itu, di bidang ketenagakerjaan, Pemkab Bekasi berupaya menekan angka pengangguran yang saat ini berada di kisaran 8,2 persen.
Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan kerja sama dengan Kementerian Ketenagakerjaan, termasuk penyelenggaraan program pelatihan dan peningkatan kompetensi tenaga kerja agar lebih siap memasuki dunia industri.
(Lut)











