Penggiat Lingkungan Ketemu Gubernur, KDM Sebut Butuh KiJaga Kali
PJ.BEKASI – Gubernur Jawa Barat Dedy Mulyadi bertemu pengiat lingkungan yang sering di sebut KiJaga Kali saat meninjau Bendungan BSH 0 Cikarang Barat Kabupaten Bekasi.
Dalam momentum itu KDM menyampaikan bahwa dirinya butuh orang yang bekerja seperti yang sudah dilakukan oleh KiJaga Kali. Bahkan, sambil berguyon KDM menyebutkan harusnya KiJaga Kali menjadi Kepala Dinas.
Sebab, meski tanpa jabatan kata KDM. KiJaga Kali telah melakukan sosialisasi penting nya menjaga sungai atau kali dari sampah.
”Bapak yang suka halo halo halo pakai speaker, bapak harusnya jadi kepala dinas urusan perairan dan persampahan,” ujarnya.
”Gak sekolah pak,” timpal KiJaga Kali.
”Banyak yang sekolahan, ada jabatan kerjanya kagak, Bapak gak ada jabatan gak sekolah tapi kerja, saya butuh orang kerja bukan butuh orang yang dua kacamata,” kata Kang Dedi Mulyadi kepada KiJaga Kali.
Sementara, Saman Hudi yang biasa disebut KiJaga Kali mengungkapkan, pergerakan KiJaga Kali sejauh ini bekerja karena keprihatinan terhadap kesadaran masyarakat yang membuang sampah ke kali.
Sehingga, fungsi kali tidak lagi sesuai peruntukannya. Ditambah lagi dengan bangunan liar yang menjadi penyebab penyempitan sungai atau kali.
”Kita ingin, kali dikembalikan sesuai fungsinya. pemerintah sudah seharusnya turun tangan,” tukasnya.
KiJaga Kali berharap kepada masyarakat Kabupaten Bekasi jangan membuang sampah ke kali yang dapat menghangatkan aliran sungai dan menyebabkan banjir.
“Terutama bagi pengelola sampah dipinggir kali, ada jutaan kubik sampah di laut Bekasi yang terbawa arus dari kali – kali yang ada di Bekasi, dan ucapan terimakasih kepada bapak gubernur Bapak Aing, yang sudah memberikan motivasi kepada kami dan perhatian yang begitu tinggi terhadap lingkungan kali di Bekasi,” pungkasnya.(Mir)











