Presiden Jokowi Perintahkan Perbaikan Tanggul Citarum, BBWSC Malah Ngeyel

  • Bagikan
IMG 20210903 WA0006
Foto : Luapan air Sungai Citarum di Muaragembong Kabupaten Bekasi tahun 2020 lalu.

PJ. BEKASI – Kondisi titik – titik potensi jebolnya tanggul Sungai Citarum di Kabupaten Bekasi sangat terbuka lebar jelang musim penghujan. Padahal, Presiden Joko Widodo dengan gamblang memerintahkan BBWS Citarum untuk menuntaskan penanganan tanggul Citarum, agar Kabupaten Bekasi tidak lagi kebanjiran gegara tanggul yang jebol, kendati begitu BBWS Citarum nampak ngeyel sebab, nyaris belum ada perbaikan tanggul – tanggul yang kritis hingga saat ini.

Penegasan Presiden Jokowi itu diutarakan saat melakukan peninjauan tanggul Sungai Citarum yang jebol di Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, jebol pada Sabtu (20/2/21) lalu yang membuat ribuan rumah warga terendam banjir dari limpasan air Sungai Citarum

BACA JUGA :  Jembatan Kuburan Prodak DSDABMBK Gak Beres, Kampak Mas RI Ancam Lapor BPK

“Bisa Kite lihat bersama nyaris belum ada perbaikan permanen dari BBWS Citarum, saat di Pebayuran dengan gamblang Bpk. Presiden tugasi BBWS Citarum untuk beresi penanganan tuntas banjir Bekasi,”ujar curhatan Camat Muaragembong Kabupaten Bekasi Lukman Hakim yang diterima potretjabar.com, Jumat, (03/09/21).

“Saya sudah berupaya optimal hampir 2 tahun baik lisan atau berkirim surat langsung ke Menteri PUPR, kondisi titik –  titik tanggul kritis potensi jebol kembali terbuka lebar jelang musim penghujan,”ucap Lukman menambahkan.

Wilayah Kecamatan Muaragembong menjadi wilayah terparah kebanjiran jika di musim penghujan, banjir itu akibat luapan Sungai Citarum yang tak memiliki tanggul.

BACA JUGA :  Polrestro Bekasi Masih Terus Ungkap Kematian Remaja di Sukawangi

Kondisi ini pun menjadi Pekerjaan Rumah (PR) bagi para Stake Kholder di Kabupaten Bekasi juga Pemprov Jabar untuk mendorong Pemerintah Pusat agar dapat menanggulangi kebanjiran akibat luapan Sungai Citarum sebab, urusan Sungai Citarum domainya BBWS Citarum.

“Dan puncaknya Pj Bupati Bekasi dibuat malu terkait kondisi exciting tanggul di maksud, ini menjadi PR semua stake holder Bekasi untuk ingatkan Pemerintah Pusat cq Kementrian PUPR kiranya tidak PHP (Pemberian Harapan Palsu), bisa realisasi bangun tanggul permanen demi keselamatan warga Bekasi yang dilalui DAS Citarum, “demikian curhatan Camat mengungkapkan.

  • Bagikan
error: POTRETJABAR.COM