Program Kerja Melenceng dari RPJPD, ini Pesan Buat Plt Bupati Bekasi

Kantor Bupati Bekasi Jawa Barat

PJ. BEKASI – Pemerintahan Kabupaten Bekasi dalam melaksanakan pembangunan sudah kehilangan arah sejak tahun 2014, hingga capaiannya melenceng dari amanat Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah.

Ketua DKD Komnaspan Kabupaten Bekasi Samanhudi, Pemkab Bekasi sebenarnya sudah memiliki Perda nomor 10 tahun 2010 tentang RPJPD tahun 2005 – 2025, namun hal itu tidak dijadikan acuan capaian kerja sebab, dalam melaksanakan Perda APBD pada setiap tahunnya terkesan asal asalan.

Sangat jelas dalam perda RPJPD dituangkan mengenai tahapan-tahapan pembangunan dalam 20 tahun ke depan, selain itu juga pemerintahan Kabupaten Bekasi masih dibekali Perda 13 tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Tahun 2007-2012 yang masih tetap berlaku sepanjang belum diubah dan disesuaikan dengan Peraturan Daerah, yang dituangkan dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) pada setiap tahunnya.

BACA JUGA :  BPOM Temukan Kopi Saset Mengandung Obat Kimia Beredar di Bandung dan Bogor

“Kami yakin bahwa Pejabat atau pemangku kepentingan Pemerintahan Kabupaten bekasi sudah faham dan mengerti soal peraturan yang kami uraikan,”kata Samanhudi kepada potretjabar.com Senin (17/01/22).

“Kami hanya prihatin dalam pelaksanan pembangunan pada setiap tahun jauh dari apa yang diharapkan dan melenceng dari VISI MISI Pemkab Bekasi. Bupati selaku Kepala daerah harus mempunyai program kerja yang terukur, sehingga mampu menterjemahkan apa yang diharapkan dalam Perda perda yang menjadi prodak pemerintah daerah itu sendiri,”sambung Ia.

Kata Ia, pada tahun 2021 adalah masa sulit bagi OPD Kabupaten Bekasi hal ini mungkin dapat dimaklumi, karena sepeninggalnya Bupati Eka Supriatmaja dan tarik menariknya kepentingan elit politik sehingga serapan APBD pun hanya 60,79 persen, itupun menurut Ia hanya angka angka rill nya, manfaat dari angka itu masih jauh dari harapan.

BACA JUGA :  Langgar ADRT, Musda KNPI Kabupaten Bekasi Dibatalkan?

Kini tahun anggaran 2022 telah disepakati RAPBD Kabupaten Bekasi Tahun 2022 adalah sebesar Rp 6.396.296.895.014. dengan rincian RAPBD Tahun 2022 ini terdiri dari pendapatan daerah, belanja daerah dan pembiayaan daerah.

Untuk pendapatan daerah, diproyeksikan sebesar Rp 5.509.923.758.894 yang terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), pendapatan transfer dan pendapatan lainnya.