Punya APBD Rp. 6,5 T, Pemkab Bekasi Masih Ada Jalan Becek

  • Bagikan
warga Kampung Cibulus Rt 002/003 keluhkan kurang perhatiannya Kepala Daerah maupun Kepala Desa (Kades) terhadap Infrastruktur jalan yang terletak di Dusun III Desa Karang Patri Kecamatan Pebayuran Kabupaten Bekasi, sampai saat ini kondisi jalan tersebut sangat memprihatinkan.
Jalan Kampung Cibulus Rt 002/003 Dusun III Desa Karang Patri Kecamatan Pebayuran Kabupaten Bekasi, sampai saat ini kondisi jalan tersebut sangat memprihatinkan.

PJ. BEKASI –  Sebagai Daerah predikat dengan Industri terbesar di Asia Tenggara. Kabupaten Bekasi Jawa Barat masih saja terdapat jalan yang belum tersentuh pembangunan bahkan masih tanah yang becek dan berlumpur jika di musim penghujan. Kendati memiliki APBD hingga 6,5 triliun tahu  2021, nampaknya hal ini membuktikan pembangunan infrastruktur masih belum merata.

Seperti halnya, warga Kampung Cibulus Rt 002/003 keluhkan kurang perhatiannya Kepala Daerah maupun Kepala Desa (Kades) terhadap Infrastruktur jalan yang terletak di Dusun III Desa Karang Patri Kecamatan Pebayuran Kabupaten Bekasi, sampai saat ini kondisi jalan tersebut sangat memprihatinkan. .

Syamsul Arifin (39), warga setempat mengatakan, sangat prihatin sekaligus menyesalkan dengan kinerja Aparatur Desa terutama Kades yang kurang peduli terhadap pembangunan Infrastruktur jalan.

“Dari tahun ke tahun mungkin dari jaman ke jaman, bahkan sampai beberapa kali pergantian kepala desa jalanan masih gitu gitu aja.Ya pesimis aja untuk bisa dibangun jalan beton, kalau gak dibeton, ya pemadatan nya aja dulu,”keluhnya. Sabtu (17/4/21)

BACA JUGA :  GEBRAK Pertanyakan Alasan SK Pemberhentian Bupati, Pakar Hukum UMI Sebut Tidak Boleh Berlaku Surut

Kata Syamasul, terkadang dirinya merasa iri melihat pembangunan di wilayah lain, salah satu contoh seperti halnya pembangunan jalan di wilayah Cikarang Timur sampai sampai pembangunan jalannya sudah bertingkat tingkat.

“Lah sangat buruk Desa Karang Patri , Pemerintah Desa nya yang saat ini belum terlihat ada program yang nyata terkait pembangunan serta dalam mensejahterakan warga masyarakatnya, ” padahal kan Kadesnya sudah berpengalaman, sebelum menjabat kades dia jadi Sekertaris Desa terlebih dahulu, tambahnya.

Di wilayah tersebut menurutnya, warga masyarakat serta Kepala Desa nya kritis terhadap Pemerintah Daerah soal pembangunan, makanya selalu cepat dibangun mengingat pentingnya akses infrastruktur jalan untuk roda ekonomi.

BACA JUGA :  Ringankan Beban Pandemi covid 19, Yayasan Al Barkah Bagikan 150 Paket Sembako

“Sekarang bagaimana ekonomi warga masyarakat bisa meningkat, jalanan aja susah dilewati apalagi kalau ada hujan tambah sulit untuk dilalui kendaraan,” ungkapnya.

Untuk anggaran APBDes yang dikucurkan baik dari Pemerintah Pusat, Provinsi dan daerah sendiri selalu ada kenaikan serta peningkatan dalam setiap tahunnya.

“Saya berharap dan meminta kepada Pemerintah Daeerah khususnya dinas terkait agar dapat turun langsung melihat kondisi jalan yang begitu sangat memprihatinkan. Semoga dinas terkait dengan melihat kondisi langsung jalan bisa dibangun untuk tahapan pengerasan nya dahulu dan nanti baru di tahun berikutnya bisa dibangun jalan beton,”harapnya.

Hasil pantauan potretjabar.com. Jalanan dengan panjang kurang lebih sekitar 500 meter tersebut sampai saat ini belum pernah ada sentuhan pembangunan baik dari Pemerintah Desa sendiri maupun dari Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi.(Ful)

  • Bagikan
error: POTRETJABAR.COM