“Raja Bongkar’ Kembali Bongkar Ratusan Bangli di Cikarang Utara
Pj.BEKASI – Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang, yang kini dikenal publik dengan julukan “Raja Bongkar”, kembali melakukan aksi tegas dengan membongkar ratusan bangunan liar (bangli) di wilayah Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Penertiban tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Perintah Bupati Bekasi Nomor 800.1.11.1/8726/Satpol.PP/2025 tanggal 16 Oktober 2025 tentang pelaksanaan tugas penertiban bangunan liar di wilayah bantaran sungai. Langkah ini merupakan bagian dari upaya penataan kawasan agar tertib, aman, dan berfungsi sesuai peruntukan lahan.
Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) melaksanakan penertiban bangunan liar di bantaran Sungai Sekunder Sukatani (SS Sukatani) yang meliputi Kali Cilemah Abang, Kali Kaliulu Atas, dan Kali Pintu Air Puri Nirwana Residences (PNR) Kecamatan Cikarang Utara, pada Senin (20/10/25).
Kepala Satpol PP Kabupaten Bekasi, Surya Wijaya, mengatakan penertiban dilakukan setelah melalui proses panjang mulai dari pendataan, imbauan, hingga surat peringatan sebanyak tiga kali.
“Semua tahapan sudah kami tempuh. Hari ini dilakukan pembongkaran tanpa kompensasi karena mereka menempati lahan negara,” tegas Surya di lokasi penertiban.
Ia menambahkan, kegiatan penertiban mencakup tiga desa di Kecamatan Cikarang Utara, yaitu Desa Karangasih, Karangraharja, dan Waluya, dengan total sekitar 515 bangunan liar yang telah didata sebelumnya dengan melibatkan sekitar 400 personel gabungan dari unsur Satpol PP, Polres, Kodim, DLH, Dishub, PJT, dan BBWS.
“Mereka rata-rata sudah paham dan tidak ada yang dipaksa. Sebelumnya sudah diberikan waktu dan peringatan,” ujarnya.
Surya menjelaskan, lahan yang dibersihkan akan digunakan untuk normalisasi saluran air dan pelebaran jalan, sesuai dengan usulan dari pemerintah desa dan kecamatan. Ia berharap penertiban ini menjadi contoh bagi warga lainnya agar tidak mendirikan bangunan di area terlarang.
“Kami imbau masyarakat di seluruh Kabupaten Bekasi, terutama yang tinggal di bantaran kali, sepadan jalan, atau saluran irigasi, agar sadar sejak sekarang. Pemerintah pasti akan melakukan pembangunan,” pungkasnya.(Lut)











