Sebelum Ada Korban, Bupati Bekasi Didesak Perbaiki Jembatan Amblas di Tamsel

  • Bagikan

IMG 20210228 WA0002 3

PJ. BEKASI – Sebelum menimbulkan korban, warga Graha Prima Tambun, Desa Mangunjaya, Kecamatan Tambun Selatan, mendesak Bupati Bekasi Ekas Supria Atmaja agar secepatnya memperbaiki jembatan yang amblas.

“Harus segera diperbaiki, jangan sampai ada korban dulu baru diperbaiki. Kondisi aspal di atas jembatan semakin hari semakin turun, makin amblas,” kata Tendi, 31tahun, warga sekitar, Sabtu, 28 Februari 2021.

Tendi mengatakan jembatan itu merupakan akses utama warga. Setiap hari, Jembatan Graha Prima yang menghubungkan Kecamatan Tambun Selatan dengan Tambun Utara itu dilalui kendaraan dengan intensitas yang tinggi,dan takut terjadi sesuatu yang diinginkan.

Ia berharap pemerintah daerah segera mengambil tindakan cepat untuk melakukan perbaikan di ruas jembatan ambles tersebut. Jika terlalu lama dibiarkan begituh sajah, dikhawatirkan kondisinya akan semakin parah. Bukan tidak mungkin akan menelan korban jiwa.

BACA JUGA :  Tiga Pejabat Bekasi Dipenjara Bukti APIP Tidak Berguna, Bubarkan saja?

“Itu lihat aja ramai kendaraan, apalagi jembatan berada di jalur padat, tuh liat jembatannya goyang khan. Apalagi truk lewat goyangnya terasa kelihatan banget. Makanya harus segera ditangani,” kata dia.

Pedagang di sekitaran Tohir(40) menyebut jembatan ini amblas sejak empat hari lalu dan sejak saat itu kondisi kerusakan jembatan kian parah dan sangat mengganggu aktivitas warga masyarakat pengguna.

Pengendara yang hendak melintasi jembatan harus bergantian karena akses utama warga itu hanya bisa dilalui satu jalur saja.

“Jembatan ini memang sudah dalam kondisi rusak juga sebelumnya. Ada beberapa sisi tanggulnya tergerus air. Juga jalannya rusak, tapi sudah dicor diperbaiki hanya saja perbaikannya bersifat tidak permanen,” ucapnya.

BACA JUGA :  Polsek Tambelang Gak Hadir, Sidang Perdana Praperadilan Terduga Begal Ditunda

IMG 20210228 WA0003

Sementara menunggu respons pemerintah, warga secara swadaya melakukan penambalan di sisi jembatan yang amblas walaupun hanya ala kadarnya menggunakan sisa pasir.

“Warga sangat berharap pemerintah bisa melakukan perbaikan di jembatan yang dilintasi Kali Jambe itu,” katanya.

Camat Tambun Selatan Junaefi mengatakan perbaikan jembatan itu sudah menjadi skala prioritas pada Musrenbang 2021.

“Sudah dianggarkan sekitar Rp300 juta. Namun kalau melihat kondisi jembatan sekarang sepertinya tidak memungkinkan anggarannya cukup,” katanya.

Menurut dia kondisi jembatan hanya bisa dilalui di sebagian sisi karena ada penambalan yang dilakukan swadaya oleh masyarakat. Pihaknya terus berkoordinasi kepada pemerintah Kabupaten Bekasi agar ada perbaikan sementara di lokasi itu.(Ang)

  • Bagikan
error: POTRETJABAR.COM