banner 728x90

Sidak Dewan Kabupaten Bekasi Bersama DLHK ke PT. Pajar Cuma Dagelan

  • Bagikan
Foto Redaksi
Foto Redaksi

PJ. BEKASI – Sejumlah Anggota DPRD Kabupaten Bekasi bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Infeksi Mendadak (Sidak) ke pembuangan limbah PT. Pajar Surya Wisesa, yang diketahui dibuang di kali Cikarang dan kali CBL dinilai hanya dagelan saja.

Sementara dikali Cikarang Team gabungan yang melakukan penyusuran sungai dengan perahu karet mendapati sebuah saluran pembuangan limbah Industri dari dua perusahaan yang ada ditepian sungai tersebut. Bahkan beberapa pipa berada di dasar sungai tidak terlihat warga.

Hasil Sidak tersebut sejumlah Anggota DPRD Kabupaten Bekasi dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) menemukan sejumlah aliran pembuangan limbah. Namun Komunitas Lingkungan Hidup pesimistis kalau hasil sidak yang dilakukan Anggota Dewan dan Dinas LHK mampu menghentikan praktek buang limbah ilegal.

“Kita akan melakukan Sempel uji lab dulu atas pencemaran limbah ini dan kita akan mendorong Dinas Lingkungan Hidup untuk menindak tegas, tapi kita tunggu hasil uji labnya dulu, “, kata ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi Helmi usai sidak, Rabu (25/11/20)

BACA JUGA :  KNPI Kota Bekasi Beri Bantuan Kepada Korban Kebakaran di Duren Jaya

Sejumlah Komunitas Lingkungan Hidup menanggapi dingin sidak yang dilakukan Anggota Dewan dan Dinas LHK, seperti dikatakan Dedi salah satu komunitas lingkungan hidup, kata Ia sidak yang dilakukan Esekutif maupun Legislatif selama ini tidak pernah membuahkan hasil dan pencemaran limbah terus terjadi.

“Sidak Udeh sering dilakukan tetapi mana, kali Cikarang baik baik aja artinya gak ada tindak lanjut meski kondisi kali Cikarang telah terjadi pencemaran yang sangat akut, masih beruntung disini ada hutan bambu dimana zat limbah berbahaya sebagian disaring oleh akar bambu yang menjadi paru paru kota ini, kalau saya pesimis sidak ini mampu menghentikan pencemaran limbah,”ungkap Dedi.

BACA JUGA :  Ribuan Buruh di Kabupaten Bekasi Rela Antri Demi Mendapatkan Vaksinasi

Dirinya minta ke anggota dewan outpol outpol yang dari pabrik segera ditutup dan berharap sidak yang dilakukan anggota Dewan dan Dinas LHK Kabupaten Bekasi bukan hanya Ceremony tetapi harus membuahkan tindakan tegas dengan menutup seluruh tempat saluran pembuang pencemaran limbah.

“Ada tujuh outpol untuk pembuangan limbah hasil dari uji lab yang kami lakukan kadar air indah melebihi ambang batas baku mutu, artinya sudah sangat membahayakan, ini sampai dua ribu, ujar Dedi.

Lanjut Dedi, Pemerintah juga diharapkan dapat menindak tegas oknum oknum perusahaan yang melakukan pengerusakan Hutan Bambu yang menjadi Paru Paru Kota Industri terbesar di Asia Tenggara.

“Hutan Bambu Kali Cikarang yang menkaji habitat burung kuntul dan bisa menyaring zat kimia berbahaya dari limbah industri yang mencemari aliran sungai tersebut,”, pungkasnya (Ful)

banner 728x90 banner 728x90 banner 728x90 banner 20x50 banner 20x50 banner 20x50
  • Bagikan
error: POTRETJABAR.COM