Tanggul Citarum Amblas, Warga Berdoa Agar Jokowi Turun Tangan

Muhamda Salim warga Cabangbungin sedang berdoa di lokasi tanggul Citarum yang amblas, Selasa (04/01/22).

PJ. BEKASI – Sudah bertahun tahun BBWS dan Pemerintah Kabupaten Bekasi tak mampu perbaiki tanggul kritis Sungai Citarum di Desa Lenggahjaya Kecamatan Cabangbungin, merasa kecewa  warga sekitar pun berdoa meminta kepada tuhan agar Presiden Joko Widodo dapat turun tangan membantu perbaikan permanen.

Sambil menadahkan kedua tangan di lokasi tanggul amblas, Muhamad Salim warga Tepak Serang Desa Lenggahjaya berdoa kepada tuhan agar Presiden Joko Widodo dapat membatu perbaikan tanggul Citarum yang amblas dibangun secara permanen.

“Ya Allah bantulah kami, tanggul kami belum rapih, ya Allah minta tolong ya Allah,”ucap Ia dengan nada sendu sambil menundukkan kepala. Selasa (04/01/22).

BACA JUGA :  Berkah Ramadhan, GMBI Bagikan Ribuan Sembako

“Pa Jokowi bantulah kami minta pertolongan, dari Cabangbungin di Negara Indonesia,”kata Ia menambahkan dalam do’anya.

Tanggul Sungai Citarum yang longsor dan amblas saat sedang dalam perbaikan pemasang batu Bronjong itu sepanjang kurang lebih 300 meter, Namun naas nya kegiatan yang terpasang kini amblas sedalam 3 sampai 4 meter.

Doa Muhamad Salaim itu dipanjatkan saat  Kepala BPBD Kabupaten Bekasi Henri Lincoln dan Dinas Sosial serta Muspika Cabangbungin meninjau di lokasi tanggul amblas.

Keluhan dan rasa khawatir tersebut juga diutarakan Kepala Desa Lenggahjaya Sadih M Farhan, kata Ia kini masyarakat semakin cemas, sebab tanggul yang amblas semakin meningkat, kegiatan batu bronjong yang sedang dalam perbaikan juga malah ambruk.

BACA JUGA :  Update Pelayanan PBG di Kabupaten Bekasi

“Sudah sangat cemas bang, masyarakat kini semakin ketakutan dengan amblasnya tanggul ini,”keluh Sadih.

Ditambahkan, Kepala BPBD Kabupaten Bekasi Henri Lincoln mengatakan, berdasarkan laporan dari Kecamatan terkait  amblasnya tanggul, Plt Bupati Bekasi sudah memerintahkan kepada BPBD dan Dinsos untuk memonitoring.

“Untuk mengantisipasi tersebut BPBD Kabupaten Bekasi mendirikan Tenda di atas tanggul, guna untuk memonitor tanggul kritis tersebut,”kata Heri Wartawan.