Terima Kasih Polri, Jembatan Impian Petani di Bekasi Akhirnya Dibangun
PJ.BEKASI – Program Jembatan Merah Putih Presisi yang digagas Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) membawa manfaat besar bagi masyarakat, khususnya para petani di Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Setelah puluhan tahun menanti, jembatan yang menjadi dambaan warga akhirnya berhasil dibangun.
Tokoh masyarakat Cabangbungin, Anwar, mengatakan jembatan yang membentang di atas Sungai Ciherang tersebut berada di Kampung Pulo Ngandang dan menghubungkan Desa Sindangsari dengan Desa Setialaksana.
Menurutnya, akses jembatan tersebut merupakan jalur vital bagi para petani untuk menuju lahan persawahan yang mereka kelola setiap hari.
“Jembatan itu sering kali hanyut saat banjir karena sebelumnya hanya dibangun menggunakan bambu hasil swadaya masyarakat dan petani setempat. Kini, dengan dibangunnya jembatan permanen, kami berharap hasil pertanian dapat meningkat. Terima kasih Polri, terima kasih Presiden Prabowo,” ujar Anwar usai peresmian jembatan, Jumat (12/6/2026).
Ia menjelaskan, selama bertahun-tahun warga harus bergantung pada jembatan bambu yang rentan rusak dan kerap terbawa arus ketika debit air Sungai Ciherang meningkat pada musim penghujan.
Kondisi tersebut tidak hanya menghambat aktivitas pertanian, tetapi juga menyulitkan mobilitas warga yang bergantung pada akses tersebut untuk mengangkut sarana produksi maupun hasil panen.
Kini, setelah hadirnya jembatan permanen melalui Program Jembatan Merah Putih Presisi, para petani tidak lagi dihantui kekhawatiran saat melintasi sungai menuju areal persawahan mereka.
“Dengan adanya jembatan ini, transportasi untuk menanam maupun membawa hasil panen menjadi lebih mudah dan aman,” tambahnya.

Pembangunan jembatan tersebut diharapkan dapat mendorong peningkatan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah di Kecamatan Cabangbungin, sehingga memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat setempat.
(red)











