Tidak Ada Perhatian Pemerintah FKKB Bertahan Eksis di tengah Pandemi

Demang mengatakan, dengan gelar kreasi kali ini Ia menyebut kreasi Ngamen. Dari hasil ngamen ini Ia kumpulkan untuk kas, Meski begitu pihaknya masih sisihkan juga untuk membantu Anak yatim piatu.

“Ngamen ini Kami adakan di titik titik yang sudah aman dan mendapatkan izin dari pemerintah setempat melalui PKC Kami yang ada di Kecamatan, seperti sekarang yang sedang kami lakukan di Kedungwaringin ini,” jelas Demang.

Di FKKB ini masih kata Demang,ada beberapa komunitas seni antara lain, Perkumpulan Seni Tradisional dan modern (Jaipong, Topeng dan Orgen tunggal), gabungan pemain Keyboard, suling, video dan fotografer , Penari penari, dan ada juga Ajeng kesenian Asli Bekasi yang hampir punah yaitu cikal bakal kesenian Tanjidor Bekasi.

FKKB dibentuk sudah sampai tingkat kecamatan , dan Kami juga membantu program pemerintah untuk mengedukasi masyarakat dalam mensukseskan vaksinasi, seperti saat ini dlakukan di Desa, Karang Reja, Kecamatan Pebayuran dengan mengemas kreasi seni untuk mendorong masyarakat datang ke gerai gerai vaksin,

“Kami berharap kedepan FKKB salah satu organisasi seni yang ada di Kabupaten Bekasi mendapatkan perhatian dari Pemkab Kabupaten Bekasi,”tutur nya.

Ketua PKC FKKB Kecamatan Kedungwaringin Topan menambahkan, kreasi ngamen yang dilakukan FKKB tetap menjaga protokol kesehatan sehingga mendapatkan ijin dari gugus tugas Covid-19.

“Alhamdulilah kreasi ngamen ini kami gelar di sini dengan selalu mentaati protokol kesehatan untuk melakukan giat ini kami sudah memperoleh izin dari pemerintah setempat,”pungkasnya.(Ang)










Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup
error: POTRETJABAR.COM