UP Muara Tawar Perkuat Komitmen ESG lalui Raihan PROPER Emas 2025

PJ.BEKASI – PT PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan (UP) Muara Tawar kembali menorehkan prestasi gemilang dengan meraih Penghargaan PROPER Emas Tahun 2025 dalam ajang Anugerah Lingkungan PROPER yang diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan di Taman Mini Indonesia Indah.

Penghargaan bergengsi tersebut diterima langsung oleh Senior Manager UP Muara Tawar, Harmanto, dan diserahkan oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Hanif Faisol Nurofi. Raihan ini menjadi bentuk apresiasi atas keberhasilan perusahaan dalam menjalankan program inovasi sosial dan lingkungan yang berkelanjutan.

Dalam keterangannya, Harmanto menyampaikan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari implementasi program unggulan Rebon Lestari, yang telah berjalan sejak 2022. Program tersebut berfokus pada transformasi nelayan rendah karbon di Desa Segarajaya, sekaligus menjawab berbagai tantangan masyarakat pesisir.

“Program ini menghadirkan solusi atas rendahnya pendapatan nelayan, tingginya biaya operasional, serta dampak perubahan iklim. Melalui dua pilar utama, yaitu Coastonomi yang berfokus pada ekonomi biru rendah karbon dan penguatan kelembagaan, serta Jalahood, program ini mendorong penguatan ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan ketahanan masyarakat,” ujar Harmanto.

Program Rebon Lestari terbukti memberikan dampak signifikan dengan skor Impact Potential mencapai 243 atau kategori truly transformational impact. Selain itu, program ini berhasil menurunkan biaya operasional nelayan hingga 71 persen, menyerap karbon sebesar 267,6 ton CO₂e per tahun, serta memberikan manfaat kepada 1.355 penerima.

Tak hanya itu, UP Muara Tawar juga menghadirkan inovasi lingkungan melalui program EcoBin Transformation, yakni pemanfaatan kembali limbah protector segmen HRSG yang dihasilkan dari aktivitas workshop dan warehouse. Sepanjang 2024, program ini mampu mengurangi timbulan limbah sebesar 0,494 ton sekaligus menekan kondisi over capacity pada Tempat Penampungan Sementara (TPS) sampah.

“Inisiatif ini juga memberikan dampak lingkungan berupa penurunan potensi pemanasan global, penipisan ozon, dan eutrofikasi,” tambahnya.

Capaian ini semakin menegaskan peran UP Muara Tawar sebagai katalis perubahan sosial melalui inovasi berkelanjutan dan kolaborasi multipihak. Komitmen tersebut sejalan dengan upaya mendukung pembangunan rendah karbon dan penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) di Indonesia.

(Dam)










Tutup
error: POTRETJABAR.COM