Warga Muaragembong Bakal Gak Bisa Lewat Jembatan Jokowi, ini Penyebabnya..

PJ. BEKASI – Jembatan Jokowi di Kecamatan Muaragembong Kabupaten Bekasi kondisi saat ini mulai dikeluhkan warga sekitar pasalnya, akses jalan menuju jembatan itu sudah rusak parah dan berpotensi tidak dapat dilalui pengendara, lantaran alat berat (Excavator) diperbolehkan lewat.
Aang (45) Warga Desa Pantai Bakti Kecamatan Muaragembong mengengungkapkan rasa kekecewaannya setelah mengetahui akses jalan menuju Jembatan Jokowi rusak berat.
Rusaknya jalan itu kata Ia, diketahui setelah Beco (Excavator) melintas di jalan tersebut, padahl jalan itu hanya jalan kecil dan tidak kuat menahan beban berat seperti alat berat escafator.
Jembatan yang menghubungkan dua desa yakni Desa Pantai Mekar dengan Desa Pantai Bakti Kecamatan Muaragembong baru saja dinikmati oleh warga dan petani tambak.

Jika tidak segera diperbaiki, tambah Aang, para petani tambak yang biasa menggunakan Jembatan Jokowi bakal mengalami pengeluaran lebih sebab aksesnya meski memutar dan memakai perahu untuk penyebrangannya.
“Setelah dilewatin beko belum lama ini jalan jadi rusak, sayang banget padahal masyarakat senang banget dengan adanya akses jembatan Sungai Ciratum, warga juga nelayan jadi mudah lewatnya,”kata Aang kepada potretjabar.com Selasa (01/04/20).

Menanggapi hal itu Kepala Desa Panta Bakti Manan mengaku belum mengetahui adanya hal itu, karenaya pihaknya akan segera meninjau lokasi akses jalan satu satunya yang menuju jembatan yang sudah diberi namanya menjadi Jembatan Jokowi.
“Saya baru mendapat laporan, Saya akan kroscek Bang, “ujar Manan saat dihubungi.(End).











