Antisipasi Lonjakan Harga Sembako di Bulan Ramadhan Satgas Pangan Majalengka Sidak Pasar

  • Bagikan
Team Satgas Pangan Polres Majalengka dan Disperindag Majalengka terus melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar pasar Tradisional di wilayah Kabupaten Majalengka Jawa Barat.
Team Satgas Pangan Polres Majalengka dan Disperindag Majalengka terus melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar pasar Tradisional di wilayah Kabupaten Majalengka Jawa Barat.

PJ. MAJALENGKA – Team Satgas Pangan Polres Majalengka dan Disperindag Majalengka terus melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar pasar Tradisional di wilayah Kabupaten Majalengka Jawa Barat.

Didampingi Team Satgas Pangan Polres Majalengka yakni, Kanit Tipidter IPDA Asep Rohendi, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Majalengka, Maman Sutiman mengatakan, pihaknya kali ini melaksanakan sidak di Pasar Tradisional Talaga untuk mengetahui terkait perkembangan harga sejumlah kebutuhan pokok di pasar tersebut.

‎”Setelah sidak, ternyata kebanyakan masih stabil. Tidak begitu ada lonjakan harga yang signifikan, ‎sidak itu juga dimaksudkan untuk mengetahui akan perkembangan spekulasi harga Kepokmas atau Kebutuhan Pokok Masyarakat, H -1 menjelang bulan suci ramadan 1442 H pada minggu ke dua Bulan April 2021,”kata Ia, Senin (12/4/21).

BACA JUGA :  Lulus Tahap 1 Program OPOP, 59 Ponpes di Majalengka Dapat Hadiah dari Bupati

“Kami didampingi pihak kepolisian. Artinya kami ingin mengetahui juga situasi dan kondisi pasar, dan alhamdulillah aman, kondusif,”sambungnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Majalengka AKP Siswo DC Tarigan menjelaskan bahwa sidak ini bertujuan untuk mengantisipasi adanya penimbunan-penimbunan terhadap kebutuhan sembako.

BACA JUGA :  Telan Anggaran Rp.25 Juta Labrak Edaran Kemenkes, Kades Setiajaya: Arahan pendamping desa

Disinyalir, jikapun ada biasanya dilakukan oleh para pelaku usaha guna meningkatkan daya jual dan meraup keuntungan besar secara pribadi, serta para pedagang yang menjual jenis kebutuhan pokok masyarakat yang tidak sesuai aturan.

“Kami menemukan perbedaan harga antara pedagang yang satu dengan yang lain, namun tidak terlalu mencolok. Kemungkinan diakibatkan karena sebagian bahan pangan disuplai dari luar daerah, namun secara umum harga menjelang ramadhan di wilayah Majalengka relatif stabil,” pungkasnya.(Jan)

  • Bagikan
error: POTRETJABAR.COM