banner 728x90

Jelang Ahir Tahun 2019, Honda Tembus 19.000 Mobil Terjual di Jabar

  • Bagikan
IMG 20191215 WA0018
(Foto: Ilustrasi/Google)

Jelang Ahir Tahun 2019, Honda Tembus 19.000 Mobil Terjual di Jabar

PJ. BANDUNG – Main dealer Honda mobil untuk wilayah Jawa Barat dan Banten, Honda Bandung Center (HBC) mencatat penjualan mobil hampir mencapai 19.000 unit selama periode Januari-November 2019. Pencapaian itu cukup baik di tengah kondisi market mobil di Jabar yang turun 12%.

Diwartakan sindonews.com. Direktur HBC Iwan Tjandradinata mengatakan, tahun ini market mobil di Jabar mengalami penurunan 12%. Hal itu disebabkan melambatnya sektor tambang dan manufaktur. Sementara, penurunan suku bunga Bank Indonesia belum memberi dampak pada naiknya sektor pembiayaan.

IMG 20191215 WA0016
(Foto: Ilustrasi/Google)

Kendati begitu, Honda masih mencatat penjualan cukup baik, hampir mencapai 19.000 unit. Pencapaian itu baru sekitar 97% dari target penjualan 21.734 unit hingga Desember 2019. Dia masih berkeyakinan, hingga akhir tahun ada peningkatan penjualan.

BACA JUGA :  Tidak Lagi Manggung di Masa Pandemi, Pelaku Seni Budaya Minta Pemkab Karawang Beri Solusi

“Penjualan Honda masih menempati posisi kedua, ditopang penjualan Honda Brio yang menyokong sekitar 60% dari total penjualan Honda di Jabar. Sekitar 47% adalah Brio Satya atau produk LCGC (low cost green car),” jelas Iwan.

Menurut dia, produk LCGC tetap diminati masyarakat lantaran harganya yang terjangkau. Produk ini menjadi alternatif bagi mereka yang ingin membeli produk Honda, namun dengan harga terjangkau. Konsumen menurunkan pilihan kendaraannya akibat kondisi ekonomi yang belum stabil.

Dia meyakini, tahun depan produk LCGC Honda tetap akan menopang penjualan Honda di Jabar. Apalagi, kondisi market 2020 diprediksi tidak jauh beda dengan tahun ini. Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) pun tahun depan hanya memproyeksikan pertumbuhan penjualan sekitar 5%.

BACA JUGA :  GEBRAK Pertanyakan Alasan SK Pemberhentian Bupati, Pakar Hukum UMI Sebut Tidak Boleh Berlaku Surut

“Tahun depan Honda juga hanya menargetkan naik 5%. Cukup konservatif dengan kondisi yang ada, yaitu mengikuti pertumbuhan ekonomi yang ada. Apalagi kami juga tidak akan mengeluarkan produk baru. Kami bertahan pada produk yang ada,” beber Iwan.

Untuk mempertahankan penjualan di tahun 2020, HBC memperkirakan tidak ada kenaikan harga. Menyesuaikan harga Honda hanya disebabkan kenaikan pajak (BBN).

IMG 20191215 WA0017
(Foto: Ilustrasi/Google)

Junior Area Sales Manager HBC Kevin Hartanto menambahkan, penjualan LCGC Honda menjadi market leader dibandingkan produk kompetitor. Penjualan Honda Brio tercatat tumbuh 15%. Kontribusi terbesar dari Brio, HRV, Mobilio, Jazz, CRV, BRV, dan segmen sedan.(*)

banner 728x90 banner 728x90 banner 728x90 banner 20x50 banner 20x50 banner 20x50
  • Bagikan
error: POTRETJABAR.COM