Omset Capai Puluhan Juta, Jembatan Perahu H.Endang Curi Perhatian Warganet

PJ. KARAWANG – Video viral soal jembatan perahu milik H.Endang menjadi sorotan di media sosial, untuk melewati jembatan itu dikenakan tarif yang menjadi viral omset  setiap harinya H. Endang dapat kantongi uang hingga Rp 30 juta.

Rekaman kisah jembatan perahu H.Endang viral usai diunggah akun @beritaviralditiktok di jejaring media sosial TikTok.

“Setiap hari tidak kurang dari 10.000 pengguna motor memanfaatkan jembatan ini. Tarif per-motor Rp 2000,” tulis akun @beritaviralditiktok di video seperti dikutip Beritahits.id, Sabtu (25/12/21).

Di akun tersebut, terdapat 5 video yang berkaitan dengan jembatan perahu itu.

Rekaman video menjelaskan bahwa setiap harinya tidak kurang dari 5000-10.000 pengguna sepeda motor yang memanfaatkan jembatan itu dalam kegiatan aktivitas mereka.

BACA JUGA :  Gak Bayar 900 Ribu, Pasien Melahirkan di Puskesmas Batujaya Ditahan

Jembatan perahu yang terletak di Desa Anggadita, Kabupaten Karawang, Jawa Barat itu sontak mencuri perhatian warganet.

Betapa tidak, setiap sepeda motor yang melintas dilakukan tarif seharga Rp 2000, sedangkan untuk pejalan kaki dikenakan tarif sebesar Rp 1000.

Sungai besar yang memisahkan kedua wilayah di daerah tersebut menyebabkan aktivitas masyarakat sedikit terhambat.

Lalu, sebuah jembatan perahu milik Haji Endang itu membentang dan menghubungkan kedua wilayah di Sungai Citarum itu.

Omset yang didapatkan oleh Pak Haji Endang diduga dapat mencapai Rp 30-60 juta/hari

Dalam setiap video yang rata-rata telah ditonton jutaan kali itu menuai perdebatan dari warganet.

BACA JUGA :  Tersangka Kasus Sampah Ilegal di Kabupaten Bekasi Terancam 15 Tahun Penjara

“Kenangan 6 tahun menggunakan jasa beliau, dari yang dulu masih perahu ditarik. Sangat membantu sekali, menghemat waktu,” ujar akun @njedoel yang juga sebagai salah satu pengguna jembatan tersebut.

“Alhamdulillah sehat terus buat H. Endang yang punya perahu pemuda sekitar jadi enggak nganggur warga terbantu dengan bisa jualan di sekitar jembatan jadi kangen,” tulis @arislukman45.

“Anggap saja seperti lewat tol,” ungkap salah satu warganet.

“Yang protes karena bayar 2 ribu, aku mending bayar 2 ribu sih daripada harus muter jauh ngabisin bensin dan waktu nilainya lebih dari 2 ribu,” tulis warganet.(*/net)