KBM di SMPN 2 Tambelang Dikeluhkan, Fasilitas Sekolah Dinilai Belum Memadai

PJ.BEKASI – Kondisi sarana dan prasarana di SMP Negeri 2 Tambelang, Kabupaten Bekasi, dikeluhkan sejumlah wali murid. Fasilitas sekolah dinilai masih jauh dari memadai sehingga dikhawatirkan dapat memengaruhi kenyamanan dan keamanan siswa dalam menjalani kegiatan belajar mengajar (KBM).

Salah seorang wali murid, Mikail Lutpi, mengaku prihatin melihat kondisi lingkungan sekolah tempat anaknya menempuh pendidikan. Menurutnya, masih terdapat sejumlah fasilitas yang membutuhkan perhatian serius dari pemerintah daerah.

Ia menjelaskan, halaman sekolah hingga kini masih berupa tanah dengan posisi yang relatif lebih rendah dibandingkan area di sekitarnya. Selain itu, sebagian pagar sekolah dilaporkan sudah mengalami kemiringan, sementara pada sisi lainnya belum dipasang pagar sama sekali.

“Saya melihat kondisi tempat anak saya sekolah di SMP Negeri 2 Tambelang sangat memprihatinkan. Halaman sekolah masih tanah dan terlihat rendah. Selain itu, pagar sekolah ada yang sudah miring dan ada bagian yang belum dipagar. Saya khawatir kondisi ini dapat menghambat proses belajar mengajar peserta didik,” ujar Lutpi.

Menurutnya, kondisi tersebut seharusnya menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Bekasi, mengingat daerah tersebut memiliki kemampuan anggaran yang besar.

“Saya berharap pemerintah daerah dapat lebih memprioritaskan pembangunan infrastruktur pendidikan demi kenyamanan dan keselamatan peserta didik,” katanya.

Lutpi juga mengaku telah meminta penjelasan kepada pihak sekolah terkait kondisi tersebut. Dari hasil komunikasi itu, ia memperoleh informasi bahwa pihak sekolah telah berulang kali mengajukan usulan pembangunan dan perbaikan sarana prasarana, namun hingga kini belum terealisasi.

“Saya sudah bertanya kepada pihak sekolah. Saya mendapat penjelasan bahwa sekolah sudah beberapa kali melaporkan sekaligus mengusulkan berbagai kebutuhan sesuai kondisi sekolah. Namun, menurut pihak sekolah, hingga saat ini usulan tersebut belum juga terealisasi,” tambahnya.

Menanggapi hal itu, Kepala SMP Negeri 2 Tambelang, Huldi, membenarkan bahwa pihak sekolah telah beberapa kali mengusulkan perbaikan sarana dan prasarana kepada pemerintah daerah. Namun, hingga saat ini pihaknya masih menunggu realisasi dari usulan tersebut.

“Apa yang diharapkan wali murid sejalan dengan harapan kami. Kami sudah mengusulkan berbagai kebutuhan sarana dan prasarana sekolah. Adapun realisasinya, sampai saat ini kami masih menunggu,” ujar Huldi.

Atas kondisi tersebut, wali murid berharap Pemerintah Kabupaten Bekasi bersama DPRD Kabupaten Bekasi dapat memberikan perhatian lebih terhadap pembangunan infrastruktur pendidikan, khususnya di SMP Negeri 2 Tambelang.

Peningkatan kualitas sarana dan prasarana sekolah dinilai menjadi faktor penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan kondusif, sehingga mampu mendukung peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Bekasi.

(Lut)










Tutup
error: POTRETJABAR.COM