Anggaran Kesehatan Minim, Bupati Bekasi: Tidak ada anggaran
PJ.BEKASI – Warga Kabupaten Bekasi Jawa Barat diharapkan jangan kaget, jika Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang menyebutkan anggaran Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) sangat minim lantaran tidak ada anggarannya.
” Ya, karena Kita kan gak ada anggaran. Nanti lah tahun 2026 harus 20 persen,” kata Bupati Ade usai paripurna anggaran perubahan tahun 2025.
Ade menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Bekasi masih memiliki hutang Jamkesda. Kendati demikian, terhutang itu akan segera dibayarkan. Selain kesehatan lanjut Ade, infrastruktur pendidikan juga perlu diperhatikan.
”Kita mengalokasikan perubahan anggaran ini pertama di kesehatan yang terhutang itu dan nanti kita nanti alokasikan ke situ, terus pembangunan sarana dan prasarana untuk pendidikan dan kebutuhan kebutuhan dasar masyarakat Kabupaten Bekasi yang termasuk yang terhutang itu,” katanya.
Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi dr.Arief Kurnia mengatakan, hutang itu terjadi pada tahun 2023- 2024, Pemkab Bekasi akan membayarkan hutang hingga Rp188 miliar.
” Hutang 188 milyar itu nanti di awal tahun dibayar,” ucapnya.
Arief juga menyampaikan kalau hutang Jamkesda, Pemerintah Kabupaten Bekasi masih memiliki hutang sebesar Rp24 miliar dan Provinsi Jawa Barat memiliki hutang ke Kabupaten Bekasi hingga 84 miliar.
”Kalau hutang Jamkesda 24 miliar nanti akan dibayarkan, adapun Provinsi Jawa Barat sebesar 84 miliar masih memiliki hutang ke Kabupaten Bekasi,” pungkasnya.(Lut)











