Kwarcab Pramuka Beberkan Dana Hibah Sebesar Rp2,5 Miliar
PJ.BEKASI – Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Bekasi R. Yana Suyatna membeberkan Dana Hibah sebesar Rp2,5 milyar yang diterima diperuntukkan untuk kegiatan Pramuka.
”Dana Hibah jumlahnya Rp2,5 milyar peruntukannya untuk kegiatan kegiatan pembinaan berkarakter baik jaga Penggalang Penegak Pandega maupun pembina dan pelatih,” kata Yana kepada potretjabar.com, Senin (28/07).
Ia berujar, Dana Hibah yang digelontorkan dari APBD tahun 2025 tersebut untuk kegiatan – kegiatan kepramukaan. Kendati demikian, pengunaan yang paling besar yakni untk jambore tingkat Provinsi Jawa Barat yang diikuti ribuan anggota Pramuka.
”Kemudian dialokasikan untuk ranting, Dana yang besar untuk jambore daerah provinsi Jawa Barat tahun 2025 karena kita menjadi tuan rumah berkisar 2500 anggota pramuka se Jawa Barat dan masih ada lagi untuk kegiatan kegiatan sampai di bulan Desember,” ujarnya.
Sebentar lagi kata Ia, memperingati Hari Pramuka pada tahun 2025 akan diperingati pada tanggal 14 Agustus 2025 dan merupakan peringatan ke-64 tahun dengan Tema Hari Pramuka 2025 adalah “Kolaborasi untuk Membangun Ketahanan Bangsa”.
”Kalau untuk di tingkat ranting itu kecil sebesar Rp10 juta per ranting padahal untuk jambore ranting biasanya di laksanakan di hari jadi pramuka pada tanggal 14 Agustus itu pasti anggarannya besar,” bener Yana yang juga sebagai Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Bekasi.
Selain dana hibah, Ia menjelaskan kalau iuran anggota maupun dari siswa-siswi sekolah diperbolehkan iuran. Biasanya, lanjut Yana itu diambil dari Dana Bantuan Sekolah (BOS).
”Itu di undang – undang nomor 12 tahun 2010, keuangan pramuka dapat dari iuran anggota. Jadi dibolehkan maupun dari siswa-siswi karena sebagai moto pramuka dan biasanya sekolah itu mengalokasikan anggaran nya dari BOS itu ada, bukan hanya anak sekolah tapi juga para pembina untuk mengikuti kursus juga untuk iuran itu tidak melanggar aturan,” pungkasnya.(Lut)











