Marak Kenakalan Pelajar, Dua Aktor Muda Indonesia Datang ke Sekolah di Bekasi

  • Bagikan
IMG 20211115 WA0022

PJ. BEKASI – Dua aktor muda Indonesia, Juan Azmi dan Alwi Assegaf, hadir ditengah-tengah siswa siswi yang ada di Sekolah Menengah Pertama Negeri 8 Cibitung, Desa Wanajaya, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi.

Kedatangan kedua aktor muda tersebut, sengaja untuk bisa memberikan edukasi dan motivasi bagi para siswa dan siswi SMPN Negeri 8 Cibitung, ditengah gencarnya pengaruh negatif dari penggunaan media sosial, serta maraknya aksi kenakalan pelajar yang mengarah pada kriminalitas di Kabupaten Bekasi.

Aktor muda pemeran di film The Raid 2, Juan Azmi mengatakan, media sosial sangat berpengaruh pada pembentukan karakter siswa, maka menurutnya sebagai publik figur perlu memberikan edukasi dalam memilah konten di media sosial agar tidak berdampak pada perilaku yang mendorong pelajar ke arah tindak kejahatan.

“Membentengi mereka adalah dengan memberikan edukasi bahwa media sosial punya pengaruh positif serta pengaruh negatif. Arahkan dengan pendekatan agar mereka bisa berpengaruh oleh medsos pada nilai positif dan berprestasi” ujar Juan Azmi, Senin (15/11/21).

BACA JUGA :  Dewan Bidik Pembangunan Jembatan Kuburan di Sukaindah
IMG 20211115 WA0019

“Misal bicara tawuran, aksi nekat hadang truk, atau hal negatif lainnya yang tertular dari pengaruh sosial media, kalau tidak ada upaya pencegahan akan sangat berbahaya bagi para siswa usia labil ini” lanjutnya.

Sedangkan, aktor muda pemeran Raden Kian Santang dalam sinetron laga di salah satu stasiun Tv Nasional, Alwi Assegaf dalam kesempatan tersebut berbagi motivasi kepada 757 siswa dan siswi SMP Negeri 8 Cibitung, kiat menjadi sukses di usia seperti sekarang dan menjadi kebanggaan keluarga.

Motivasi bagi anak-anak milenial jaman sekarang usia smp seperti seumuran saya ya, mungkin disini saya memberikan sedikit motivasi saja, bagaimana tentang kiat bisa menjadi kebanggaan keluarga, sekolah dan lingkungan.

“Memang fase ini harus benar-benar diperhatikan, bagaimana, karena saya juga masih SMP seumuran dengan mereka. Jadi tahu bagaimana masa-masanya pada saat remaja perlu pengawasan orang tua dan gurunya, yang pertama itu mengetatkan bagaimana itu Ahklak dan adab, karena adab itu lebih utama daripada ilmu” ungkapnya.

BACA JUGA :  Warga Cabangbungin Kecewa Punya Plt Bupati Bekasi Omdo
IMG 20211115 WA0021

Kepala Sekolah SMP Negeri 8 Cibitung, Siti Rokiah S,pd.MM, mengaku, sengaja mendatangkan kedua aktor muda tersebut sebagai sarana memberikan edukasi serta motivasi kepada para siswa. Agar para siswa mampu bijak dalam bersosial media serta tidak ikut dalam aksi kenakalan para pelajar yang selama ini makin marak.

“Kalau mereka ini kan idola anak-anak, jadi apa yang disampaikan kepada mereka ya kemungkinan bisa lebih mudah diterima oleh pemahaman para siswa” kata Siti Rokiah kepada awak media.

Dengan begitu Ia berharap, kedepannya para siswa bisa lebih proteksi diri dari bahaya pengaruh negatif yang ada di media sosial maupun lingkungan disekitar tempat tinggalnya. Selain upaya tersebut, Sekolah juga telah menyediakan sarana berekspresi bagi siswa agar bisa menumpahkan ide kreatifitasnya disekolah, serta sarana replika taman dan hutan kota mirip dengan suasana wisata.(Ade).

  • Bagikan
error: POTRETJABAR.COM