banner 728x90

Penambahan Anggaran BBM Pada Setda, Bau Korupsi

  • Bagikan
Kantor Bupati Beksi
Kantor Bupati Bekasi Jawa Barat

PJ. BEKASI – Anggaran Pemakaian Bahan Bakar Minyak dan Gas (BBM) non subsidi di kalangan Setda Kabupaten Bekasi untuk aparatur pemerintahan mulai Tercuim aroma bau korupsi, pasalnya, dalam APBD 2020 anggaran kegiatan itu naik menjadi Rp. 4 M padahal tahun sebelumnya sebesar Rp. 3 M.

Kepala Bagian Umum pada Setda Kabupaten Bekasi Sopyan Hadi enggan menjelaskan apa dasarnya ada kenaikan anggaran hingga sebesar Rp. 1 Miliar.

BACA JUGA :  Hore! 150 Warga Lenggahsari Terima Sertifikat Gratis dari BPN Kabupaten Bekasi

“Terimakasih. Saya belum tau Pa, “kata Sopyan Hadi kepada potretjabar.com saat dikonfirmasi via pesan singkat WhastApp. Senin (23/03/20).

Sungguh ironis memang sebagai Kabag umum Sopyan Hadi tidak tahu ada penambahan anggaran, padahal anggaran sebesar itu berdasarkan usulan, kemudian selanjutnya dibahas di Bagian Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Bekasi.

Aroma bau korupsi pun mulai Tercuim, bagai mana tidak, harga BBM non subsidi ditahun sebelumnya dan sampai saat ini tidak ada kenaikan harga.

BACA JUGA :  Potong Tumpeng, DPD KNPI Kota Bekasi Rayakan HUT ke-48
APBD Kabupaten Bekasi tahun 2020
Kegiatan Penyediaan Bahan Bakar Minyak dan Gas pada APBD Kabupaten Bekasi tahun 2020 sebesar Rp.4 miliar. (Foto : Boy/Redaksi)

“Saya sudah ngobrol sama Kasubag saya, temuin Pa Wahyu aja ya, “kilahnya.

Diketahui, Bagian umum pada Setda Kabupaten Bekasi mengusulkan kegiatan rutin yakni penyediaan bahan bakar minyak dan gas pada APBD 2020 sebesar Rp. 4 miliar yang sudah di sahkan oleh Banggar DPRD Kabupaten Bekasi. Ditahun sebelumnya hanya sebesar Rp. 3 miliar. (Boy).

banner 728x90 banner 728x90 banner 728x90 banner 20x50 banner 20x50 banner 20x50
  • Bagikan
error: POTRETJABAR.COM