Warga Miskin Karawang Dilarang Melahirkan di Puskesmas, Jika Tidak Mau Alami ini

Puskesmas Batujaya Kabupaten Karawang

PJ. KARAWANG – Sungguh memilukan jadi warga tidak mampu atau miskin di Kabupaten Karawang, bagai mana tidak, jika ingin melahirkan di sarana kesehatan milik pemerintah seperti Puskesmas harus mengeluarkan biaya sebesar Rp. 900 ribu sebab, jika tidak bayar pasien bakal ditahan.

Anggota DPRD Kabupaten Karawang Farksi Demokrat Muhamad Abas Hadimulyana rela mengeluarkan biaya sebesar Rp.900 ribu, uang itu untuk menanggung beban biaya warga tidak mampu yang melahirkan di Puskesmas Batujaya Kabupaten Karawang. Sebab jika tidak dibayarkan pasien bakal ditahan oleh Puskesmas Batujaya.

BACA JUGA :  Lantaran Infrastruktur, Pantai Pulau Putri Cikeong Sepi Bikin Mati Ekonomi

“Sudah saya tanggung sepenuhnya bang, keluarga pasien udah saya telpon, jika memang harus bayar biar saya yang tanggung sepenuhnya,”kata Dewan asal dapil III itu.

Ia mengatakan telah menghubungi keluarga pasien untuk memberikan dukungan semangat dan memastikan bahwa ia menjamin biaya kelahiran pasien di Puskesmas Batujaya, Bahkan dirinya mendesak agar pasien mendapatkan pelayanan pengobatan dan kebutuhan selama menjalani masa pengobatan.

Hal itu dilakukan setelah mengetahui, warga tidak mampu melahirkan di Puskesmas. Hanya gegara tak punya uang untuk jaminan sebesar Rp.900 ribu, pasien melahirkan ditahan Puskesmas Batu Jaya Kabupaten Karawang Jawa Barat.

BACA JUGA :  Gak Bayar 900 Ribu, Pasien Melahirkan di Puskesmas Batujaya Ditahan

Nasib sial itu dialami Novia Hendri Cahyadi(22) Warga RT.006/002 Dusun Batujaya Desa Batujaya Kecamatan Batujaya,Pasien melahirkan yang tidak di bolehkan pulang sebelum membayar uang jaminan 900 ribu.

“Ia gak boleh pulang karena gak punya BPJS, kalau mau pulang suruh bayar dulu 900 ribu dulu, kata puskes begitu. mana saya gak punya duit pisan bingung saya,”kata Salma (45) bibi dari Novia dengan nada sedih.