banner 728x90

Ada di Bekasi, Anak Buahnya Hajatan Langgar Prokes Covid-19, Kadesnya Malah Berjoget Ria

  • Bagikan
Kepala Desa Sukaindah Endang Syuhada sedang bernyanyi dan berjoget di acara hajatan perangkat desanya Senin malam (19/10/20)
Kepala Desa Sukaindah Endang Syuhada sedang bernyanyi dan berjoget di acara hajatan perangkat desanya Senin malam (19/10/20)

PJ. BEKASI – Ada – ada saja seorang Kepala Desa di Kabupaten Bekasi Jawa Barat, anak buah atau perangkat desanya yang tidak lain adik kandungnya sendiri sedang gelar hajatan dengan hiburan organ tunggal tanpa menerapkan Protokol Kesehatan dimasa Pndemi Covid-19, sudah seharusnya sebagai Kepala Desa melarangnya, namun Kades Sukaindah Kecamatan Sukakarya Endang Syuhada justru malah berdendang ria dengan bernyanyi dan berjoget.

Hal itu sangat disayangkan oleh Juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bekasi dr.Alam Syah, kata Ia perangkat Desa Sukaindah Kecamatan Sukakarya yang melanggar protokol kesehatan saat gelar hajatan dengan hiburan organ tunggal akan segara ditindak, saat ini sedang dipanggil oleh Polsek setempat.

“Sangat menyayangkan perangkat desa melanggar Prokes, saya sudah berkoordinasi dengan satgas Kecamatan yang bersangkutan sudah dipanggil Camat dan sekarang lagi dipanggil Kapolsek,” kata dr.Alam Syah saat dihubungi, Selasa (20/10/20).

Perangkat dan Kepala Desa sejatinya dapat memberikan contoh kepada masyarakatnya, dalam masa Pandemi Covid saat ini sedang digencot agar taat Prokes guna memutus mata rantai virus Corona yang dapat mengancam nyawa manusia.

BACA JUGA :  Polisi Segera Siapkan Posko PPKM di Pasar Tradisional

Sebelumnya, perangkat Desa Sukaindah Kecamatan Sukakarya menggelar hajatan pada Senin malam di Kampung Pulo Bambu RT.02 RW.04, sontak hal itu pun menimbulkan kontroversi. Bagaimana tidak, tamu undangan dari luar wilayah bahkan luar daerah dibiarkan berkerumunan tanpa menggedepankan Prokes yang memang sudah diatur oleh pemerintah.

Berkerumunan diacara hajatan perangkat desa tanpa Prokes
Berkerumunan diacara hajatan perangkat desa tanpa Prokes

Kritisan pedas itu dilontarkan Sekjen LSM Peduli Keadilan Obay Hendra Winandar menyayangkan cara tersebut dilakukan di masa Pandemi Covid -19, apa lagi dilakukan oleh pegawai Pemerintahan Desa setempat tanpa mengedepankan Prokes sehingga dikhawatirkan akan ada penularan virus Corona sebab banyak tamu undang dari luar wilayah.

“Menurut saya Pegawai dan kepala desa telah kangkangi aturan yang di buat oleh pemerintah republik Indonesia. Jadi tidak patut untuk di contoh Kepala Desa yang melakukan pesta pora sengaja yang di saksikan oleh masyarakat sendiri, jelas ini sudah melanggar aturan ketentuan pemerintah yang sedang berupaya mengetaskan penularan Corona, sementara masyarakat tidak perbolehkan untuk mengadakan acara resepsi atau kumpulan yang mengandung banyak masa, “kata Obat. Senin (19/10/20)

BACA JUGA :  ODGJ di Kedungwaringin Divaksin, Polisi : Dapat hak yang sama

Paling menyakitkan itu dilaksanakan oleh perangkat Desa Sukaindah dengan tidak menggunakan protokol kesehatan terlebih acara tersebut memakai hiburan organ tunggal dan Kepala Desa Sukaindah Endang Syuhada hadir di tengah tengah acara hiburan organ tunggal dan melantunkan sebuah lagu sambil berjoged ria.

” Saya sangat menyayangkan terkait adanya pesta pora yang di sengaja dilakukan oknum Kepala Desa Sukaindah Endang suhada ,di tengah tengah masa pandemi copid 19 ,saya kritis sekali,karena pada dasarnya peraturan dibuat untuk seluruh warga negara republik Indonesia tanpa terkecuali,”tegasnya. (Ang/Par)

banner 728x90 banner 728x90 banner 728x90 banner 20x50 banner 20x50 banner 20x50
  • Bagikan
error: POTRETJABAR.COM