Scroll Untuk Melanjutkan Membaca
Example 360x660
PENDIDIKAN

Usia 70 tahun, Kapemasi Sebut Kabupaten Bekasi Lupa Dunia Pendidikan

×

Usia 70 tahun, Kapemasi Sebut Kabupaten Bekasi Lupa Dunia Pendidikan

Sebarkan artikel ini

PJ. BEKASI – Tepat pada tanggal 15 Agustus 2020 tentu menjadi sebuah catatan tinta sejarah Kabupaten Bekasi. Meranjak umur 70 tahun banyak harapan untuk Kabupaten Bekasi khususnya harapan dari Keluarga Pelajar & Mahasiswa Bekasi (Kapemasi) Bandung.

Dikatakan Ketua Umum Kapemasi Bandung Masa Juang 2019-2021, Hildan Aulia Rachmansyah, dengan umur yang sudah tidak muda lagi ini bukan hanya sebatas formalitas perayaan, tetapi harus ada bukti terjun untuk menjalankan harapan masyarakat Kabupaten Bekasi khususnya di bidang pendidikan dan penanaman pengenalan Kebudayaan Bekasi.

“Di usia ke 70 tahun kami ingin pengenalan sejarah dan budaya Bekasi masuk dalam kurikulum pembelajaran agar anak muda Bekasi sadar akan jati dirinya, “ujar Ketua Umum Kapemasi Bandung Masa Juang 2019-2021, Hildan Aulia Rachmansyah”

BACA JUGA :  SDN Heuleut Kecamatan Kadipaten Dapat Bantuan Rehab Tiga Ruang Kelas dari DAK

Kata Ia, Presiden pertama Republik ini Ir.Soekarno pernah berkata, “Jangan sekali-kali lupakan sejarah” itulah kenapa diharuskan nya pengetahuan sejarah Bekasi bagi anak muda Kabupaten Bekasi.

Ketua Umum Kapemasi Bandung Masa Juang 2019-2021, Hildan Aulia Rachmansyah
Ketua Umum Kapemasi Bandung Masa Juang 2019-2021, Hildan Aulia Rachmansyah

Hildan juga berharap agar Kabupaten Bekasi bisa lebih meningkatkan SDM dengan memperhatikan sektor pendidikan khususnya pendidikan tinggi dengan memberikan beasiswa untuk putera/i daerah.

Kedepannya lanjut Ia, Kabupaten Bekasi meski memiliki universitas negeri untuk meningkatkan dunia pendidikan bagi warga Kabupaten Bekasi, karena Peningkatan Sumberdaya Manusia sangat penting bagi generasi anak muda yang berprestasi di Kabupaten Bekasi guna menghadapi persaingan Global.

“Semoga slogan Swatantra Wibawa Mukti dapat benar-benar menjadi nafas bagi warga Bekasi terkhusus pada pemerintahnya karena beliau-beliaulah merupakan representasi rakyat Bekasi, ” pungkasnya. (MA/Fah/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: POTRETJABAR.COM